Valorant Seru Ngga Sih?

Valorant
Valorant

Sejak diumumkan Project A dari Riot Games yang jadi cikal bakal Valorant, banyak gamer begitu antusias menantikan gameplaynya. Belum lagi proses beta test yang hanya ditujukan untuk streamer dan orang tertentu, membuat rasa penasaran terhadap game ini menjadi-jadi.

Setelah beberapa lama, 2 Juni kemarin game ini akhirnya bisa dinikmati oleh semua pemain 918kiss. Penasaran dengan keseruan Valorant, kami bertanya kepada kalian yang sudah menjajal FPS kombinasi CS:GO dan Overwatch ini seperti apa.

Baca juga : PUBGM Mysterious Jungle Picu Kontroversi

Valorant

Salah satunya adalah Muhammad Akbar Priono, Penulis berita dari Hybrid.co.id yang cukup hype dengan keberadaan game ini. Menurutnya, Valorant memiliki basic yang sama dengan Counter-Strike, jadi kalau membayangkan game ini seheboh apa, kurang lebih sama dengan yang CS tawarkan.

Namun ada keunggulan game 3win8 ini yang mungkin membuat game ini lebih di terima. ” Valorant sih seru, karena cenderung lebih gampang” tutur Priono yang akrab di sapa Acil. “Belajar optimalisasi skillnya juga asik” tambahnya. Senada dengan Acil, Basitullah Almukarommah, seorang pewarta dari internal kami memberi pandangan dangkal yang bisa jadi modal utama Valorant memikat gamer. Menurutnya, game ini seru karena ada karakter baru dan punya skill-skill unik. Ia merasa game ini tak berbeda jauh dengan Apex Legends.

Valorant Seru Ngga Sih?

Namun, desas-desus miring juga terdengar pada game ini. Khususnya terlontar dari pemain CS lama yang menjajal Valorant. Beberapa dari mereka mengatakan gameplay game ini membosankan. Mereka lebih memilih kembali bermain CS ketimbang mengorbankan waktu lebih banyak untuk menikmati game ini.

Valorant

Acil berpendapat, rasa bosan tersebut mungkin dikarenakan target market damacai Valorant yang tidak menyasar kepada pemain-pemain FPS hardcore yang sudah lekat dengan mekanik CS:GO. Namun, Riot sengaja mengincar entry level atau pemula yang ingin berkenalan dengan sensasi FPS kompetitif.

Baca juga : Moonton Buatkan RRQ Lemon Battle Emote

Valorant sendiri mengalami penurunan waktu tonton viewership dilansir dari website statistik EsportsCharts. Di hari pertama closed beta yakni 7 April, konten game ini di tonton sebanyak 19 juta jam sedangkan di hari rilis resmi mereka cuma sampai 3,5 juta jam saja.

Valorant

Tak berhenti di situ, banyak pemain baru yang mencoba game ini meluapkan keluhan mereka di metacritic.com. Beberapa ketidaksukaan utama berkutat pada aspek grafik, gameplay dan lain-lain. Ada yang merasa antusiasme game joker123 ini hanya popularitas semu akibat dimainkan oleh streamer-streamer besar.

Apakah Valorant seseru yang dijanjikan? Bagaimana tanggapan kalian ketika memainkan game ini?

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*