Tencent Mulai Risau, Muncul Saingan Besar di Industri Gaming

Tencent Mulai Risau, Muncul Saingan Besar di Industri Gaming
Tencent Mulai Risau, Muncul Saingan Besar di Industri Gaming

Tencent mulai risau, muncul saingan besar di industri gaming. Tencent adalah raksasa industri game yang namanya sudah dikenal secara global. Namanya tercatat sebagai perusahaan video game live22 terbesar di dunia berdasarkan pendapatannya di 2020 kemarin, dan perkembangan mereka tak berhenti. PUBG Mobile dan Honour of Kings, dua produk andalan dari Tencent, berhasil mendapatkan lebih dari 5 Triliun USD selama tahun 2020.

Meski dengan kesuksesan besar tersebut, saat ini Tencent mulai risau karena kehadiran pesaing-pesaing yang sedang naik daun di industri ini. Kita sebut saja Alibaba Group Holding, ByteDance (pemilik TikTok), dan yang terbaru adalah start-up bernama miHoYo. MiHoYo menjadi salah satu pesaing yang mendapat perhatian dari Tencent karena Genshin Impact, video game yang menciptakan hit secara global pada bulan September 2020 lalu.

Baca Juga : Developer Auto Chess Buat MOBA, Akankah Saingi DOTA 2?

Tencent Mulai Risau, Muncul Saingan Besar di Industri Gaming

Tencent Mulai Risau, Muncul Saingan Besar di Industri Gaming - Genshin Impact miHoYo

Kesuksesan besar Genshin Impact menjadi bukti bahwa ada pesaing yang punya potensi sehebat Tencent. Hal yang menjadi pembeda terbesar adalah miHoYo berasal dari studio independen. Sedangkan Tencent merupakan perusahaan raksasa yang sudah berada di industri cukup lama. Genshin Impact berhasil memperoleh pendapatan sebanyak 245 juta USD selama bulan Oktober. Kemudian, 148 juta USD pada bulan November dengan rata-rata 6 juta USD per hari menurut badan statistik Sensor Tower. Kesuksesan dari perusahaan game selain dari Tencent menjadi sebuah angin segar bagi mereka yang sedang merintis di industri game khususnya di China.

Sudah ada usaha dari Tencent untuk mendapatkan bagian di perusahaan miHoYo, namun segera di tolak oleh mereka. “Dengan Genshin Impact, miHoYo menjadi bukti bahwa sebuah studio independen dari China dapat meluncurkan sebuah mega-hit global, bahkan tanpa bantuan Tencent,” kata Serkan Toto, CEO dari konsultan industri game Kantan Games.

Tencent Mulai Risau, Muncul Saingan Besar di Industri Gaming

Tencent juga aktif berinvestasi di banyak perusahaan game di seluruh dunia salah satunya kepemilikan Riot Games joker123 dan 40% di Epic Games, pengembang game League of Legends serta Fortnite. Tencent dan NetEase sebelumnya berhasil menguasai jajaran tertinggi pasar game di China. Namun di akhir September 2020 kemarin Genshin Impact berhasil menggeser posisi mereka.

Lingxi Interactive milik Alibaba juga sekarang menjadi salah satu penerbit game terbesar di China. Kemudian, ByteDance sedikit demi sedikit mulai masuk ke dunia game untuk bersaing dengan Tencent. Tencent juga sempat mendapat masalah dengan Huawei, perusahaan telekomunikasi terbesar di China. Kegagalan dalam kesepakatan membuat aplikasi buatan Tencent harus menghilang sementara dari App Store Huawei, namun sudah selesai dan aplikasi-aplikasi milik Tencent sudah kembali.

Baca Juga : Tetris Jonas Neubauer Tutup Usia di Umur 39 Tahun

Tencent Berusaha Lakukan Merger dan Akuisisi Perusahaan lain

“Karena Tencent menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar game, terutama dari perusahaan teknologi besar seperti ByteDance dan Alibaba. Selain itu, juga perusahaan menengah seperti Lilith Games dan miHoYo. Perusahaan tersebut tampaknya mengambil pendekatan yang kurang konservatif untuk merger dan akuisisi,” ucap Daniel Ahmad, seorang analis senior.

Selama pandemi Covid-19 ini industri game secara keseluruhan mendapatkan keuntungan besar. Pada kuartal ketiga tahun 2020 Tencent berhasul mengembangkan bisnisnya sebesar 45% dalam satu tahun, tercepat sejak 2017. Meski dengan adanya pesaing baru di industri ini banyak yang percaya bahwa Tencent tidak akan terkalahkan, setidaknya tidak dalam waktu dekat. Dalam rangka mempertahankan posisinya menjadi perusahaan nomor satu di agen togel industri game. Kini Tencent mulai gencar berinvestasi di perusahaan-perusahaan kecil, mencari potensi kesuksesan baru untuk masa depan mereka. Bagaimana menurut pendapat kalian Sobat Gamers?

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*