Sheever Jadi Host CS:GO, Isyarat Pudarnya Scene DOTA 2?

Sheever Jadi Host CS:GO, Isyarat Pudarnya Scene DOTA 2?
Sheever Jadi Host CS:GO, Isyarat Pudarnya Scene DOTA 2?

Sheever jadi Host CS:GO, isyarat pudarnya scene DOTA 2? Salah satu Host kenamaan DOTA 2 Jorien ‘Sheever’ van der Heijden baru saja mengumumkan live22 keikutsertaannya dalam turnamen Counter Strike: Global Offensive (CS:GO). Melalui akun Twitter pribadinya, ia dengan bangga mencuitkan partisipasinya dalam Dreamhack Showdown yang rencananya bakal berlangsung pada pertengahan bulan nanti.

Cuitan tersebut mendapat reaksi miring dari warganet. Melalui laman Reddit, akun u/Senorragequit mengeluhkan tindakan Sheever. Menurutnya, pindahnya ia menjadi host pada game CS:GO mengisyaratkan matinya competitive scene DOTA 2. Terakhir kali kekasih ODPixel menjadi host turnamen DOTA 2 adalah saat turut serta meramaikan ESL One Germany pada Oktober lalu.

Baca Juga : Pro Player Ini Percaya VALORANT Tak Bakal ‘Bunuh’ CS:GO

Tentang Sheever

Jorien “Sheever” van der Heijden adalah pembuat konten Dota 2 berbahasa inggris. Ia terkenal luas sebagai pembawa acara DreamLeague, karyanya dalam beberapa Dota Major Champhinship dan event The International.

Jorien van der Heijden tumbuh sebagai anak ketiga di sebuah desa di Belanda. Ia menyukai game sejak usia muda, diperkenalkan ke Warcraft III dan dunia Battle.net oleh saudara perempuannya. Selain itu, ia adalah penggemar berat Tower Defense, dan kemudian juga DOTA.

Kemudian, Sheever menjadi serius tentang game dengan World of Warcraft, merampok guild joker123 ‘Ascendence’ selama sekitar 4 tahun. Tidak lama setelah keluar dari World of Warcraft pada tahun 2011, ia menerima kunci beta DOTA 2. Setelah itu, ia mulai streaming DOTA 2 dalam Owned.tv pada awal Desember 2011, beralih ke Twitch.tv pada Maret 2012.

Sheever memasuki dunia casting ketika ia diminta untuk membantu turnamen amatir Dota 2. Kemudian ia bekerja sebagai caster di GosuGamers pada bulan April 2012 hingga januari 2013. Sejak itu itu Sheever menjadi caster, pembawa acara, panelis, dan pewawancara lepas independen yang semakin terkenal untuk Dota 2. Bahkan ia banyak muncul dalam acara terkenal seperti The International, Starladder, dan DreamLeague.

Baca Juga : Komentar Coldzera Soal Transfer NiKo ke G2 CS:GO

Sheever Jadi Host CS:GO, Isyarat Pudarnya Scene DOTA 2?

Padahal, selain DOTA 2 yang tersiar kabar mulai jadi ‘dead game’, game serumpun dari developer Valve yakni CS:GO juga meratapi nasib yang sama. Dalam salah satu interview dengan panelis Dreamhack Winter North America, kapten tim Chaos EC mengungkapkan keluhannya terhadap agen togel Valve. Menurutnya, developer game yang ia tekuni tersebut tak bisa d iandalkan.

“Orang-orang tak punya kepercayaan terhadap Valve jika dibandingkan dengan Riot. Riot memberi opsi kepada organisasi-organisasi untuk memonetisasi organisasinya, sedangkan Valve tidak,” ucap Anthony ‘vanity’ Malaspina melalui telekonferens.

Setujukah kamu dengan keluhan dari Vanity Sobat Gamers? Apakah Valve bakal membiarkan CS:GO dan DOTA 2 perlahan pudar seperti yang fans dan netizen katakan? Tulis pendapatmu yah Sobat Gamers!

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*