Sang Baby Faker G2 Caps yang Kini Telah Menjelma Menjadi Monster

Sang Baby Faker G2 Caps yang Kini Telah Menjelma Menjadi Monster
Sang Baby Faker G2 Caps yang Kini Telah Menjelma Menjadi Monster

Sang Baby Faker G2 Caps yang kini telah menjelma menjadi monster. Ramus Borregaard Winther alias Caps adalah seorang 918kiss mid laner League of Legends yang kini berseragam G2 Esports. Pada usianya yang baru saja menginjak 20 tahun, kemampuan Caps sudah cukup terkenal luas oleh komunitas LoL seluruh dunia sebagai salah satu mid laner terbaik yang ada saat ini. Memulai karir pada tahun 2015, karir Caps mulai naik ketika ia bergabung dengan Fnatic pada tahun 2016.

Caps merupakan seorang mid laner yang memiiliki kemampuan mekanik tingkat tinggi dengan gaya permainan yang agresif. Selain itu, Caps juga memiliki champion pool yang sangat luas. Ia bisa memainkan champion apa saja bila diperlukan.

Baca Juga : Cara Lock Champion Wild Rift dengan Mudah, Agar Tak Salah Target!

Ia tidak takut akan resiko dari champion yang ia pilih karena ia percaya akan kemampuan individu serta rekan setimnya. Caps berhasil menjadi mid laner terbaik dalam LEC hanya dalam waktu 2 tahun saja tanpa ada lawan yang berarti.

Sang Baby Faker G2 Caps yang Kini Telah Menjelma Menjadi Monster

Sang Baby Faker G2 Caps yang Kini Telah Menjelma Menjadi Monster

Sudah 2 tahun sejak Caps memutuskan untuk mendominasi LEC dengan namanya, 3 kali menjadi MVP LEC, 6 gelar juara LEC split, 1 kali juara MSI dan 2 kali runner up Worlds. Sebelumnya Caps terjuluki sebagai Baby Faker karena permainanya sama baiknya dengan sang legenda, namun kini itu sudah tak lagi relevan untuknya. Kini ia sudah sejajar dengan sang maestro dan masih menunjukan lebih banyak lagi.

Meski dengan catatan prestasi pribadinya yang kiss918 mengesankan, Caps masih belum berhasil mendapatkan gelar tertinggi dalam League of Legends esports yaitu juara LoL World Championship. Mimpi sebenarnya sudah pada ujung jarinya namun harus pupus pada tangan lawan-lawannya. 2 kali sudah Caps lolos ke babak Worlds Finals namun 2 kali juga sudah ia sapu bersih 0-3 oleh lawannya.

Sang Baby Faker G2 Caps yang Kini Telah Menjelma Menjadi Monster

Caps dan timnya sudah berkali-kali kurang mujur pada babak final meskipun performa mereka pada tahun tersebut sangatlah baik. 2019 merupakan tahun yang mana Caps dan G2 Esports merupakan tim favorit untuk menjadi juara Worlds tahun itu. Namun mungkin belum takdrinya, G2 Esports harus kalah telak pada Finals oleh kuda hitam, FPX pada kandang sendiri.

Tahun ini Caps kembali dengan misi dan ekspektasi yang sama, juara Worlds. Ia harus berhadapan dengan tim-tim terbaik dan pada awal, sempat sedikit lengah dan terjatuh. Namun pada babak quarterfinals, Caps kembali menunjukkan bahwa ia masih ikut bersaing untuk memperebutkan Summoner’s cup tahun ini.

Baca Juga : Kolaborasi Riot Games dan Twice dalam Album Terbaru K/DA!

Ambisi dan Motivasi G2 Caps

Sang Baby Faker G2 Caps yang Kini Telah Menjelma Menjadi Monster

“Aku punya gambaran di kepalaku ketika aku memegang trofi ini (Worlds). Aku akan lakukan apapun untuk mewujudkan mimpi itu,” Ujar Caps.

Pada Semifinal kali ini Caps akan berhadapan dengan DWG, tim yang ia depak dari turnamen ini tahun lalu. DWG yang memiliki dendam akan kekalahan mereka tahun lalu akan dengan segala usaha dan upaya untuk mengirim Caps dan G2 pulang lebih awal.

Ambisi Caps untuk mendapatkan gelar juara tahun ini sudah tertanam sejak 2 tahun lalu ketika mereka harus kecewa di tangan Invictus Gaming. Ambisi itu tumbuh kian besar lagi ketika ia joker123 harus rubuh pada tanah sendiri oleh FPX. Kini, ambisinya telah kembali, lebih kuat dan lebih cermat untuk menghindari patah hati dan mendapatkan trofi yang ia mimpikan. Bagaimana sobat gamers, apakah Caps akan mendapatkan trofinya tahun ini?

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*