Miracle Punya Kill Terbanyak Catatan Statistik Pro-scene DOTA 2

Miracle Punya Kill Terbanyak Catatan Statistik Pro-scene DOTA 2

Miracle punya kill terbanyak catatan statistik pro-scene dota 2. Jelang pergantian tahun, Ahli statistik dan data DOTA 2 Ben Noxville Steenhuisen rilis data terkait 50.000 games yang 918kaya mainkan para pro-player. Mulai dari total pemain dan tim, durasi game tercepat dan terlama, hingga player dengan rata-rata kill terbanyak dalam sejarah pro-scene DOTA 2.

Dari total 50.000 match yang telah terlaksana, partai antar Scaryfacez vs Cloud terpercaya menjadi game dengan durasi terpanjang selama 3 jam 20 menit. EternalEnvy, sang pemain asal kanada yang kala itu membela Cloud9 bersama timnya memecahkan rekor game dengan durasi terlama.

baca juga: 5 Alasan Kenapa Ezreal Wild Rift Maih Jadi ADC yang Kuat

Setelah berhasil memenangkan game 1 dan seri Bo3, Clound3 tertahan tim asal Ukraina tersebut hingga tiga jam lamanya. Game 2 pun berhasil menangkan oleh Scarifacez.

Miracle Punya Kill Terbanyak Catatan Statistik Pro-scene DOTA 2

Miracle Punya Kill Terbanyak Catatan Statistik Pro-scene DOTA 2

Sedangkan predikat pemain dengan rata-rata kill terbanyak sabet oleh sang superstar asal Jordania, Amer Miracle Al-Barkawi. Carry player Team Nigma tersebut berhasil mengakumulasi rata-rata setiap dalam waktu 4 menit 2 detik, lebih cepat 3 menit dari rata-rata player lain yang bertengger di angka 7 menit 45 detik.

baca juga: Cara Mudah Mengaktifkan Live Streaming Mobile Legends [ML]!

Noxville juga mengapresiasi gameplay ciamik Miracle kala menjamu Forward Gaming pada turnamen ESL One Birmingham pada 2019 lalu. Tampil dominan menggunakan Outworld Devouree, ia mambantai CCnC serta 4 rekan timnya hanya dengan seorang diri.

Miracle Punya Kill Terbanyak Catatan Statistik Pro-scene DOTA 2

Sedangkan dua pemain veteran yang paling banyak menghabiskan waktunya. Untuk turnamen DOTA 2 diborong Tal Fly Aizik serta Adrian FATA Trinks. Keduanya sudah bermain selama lebih dari 13.000 jam ketika rata-rata pro-player lain yang baru xe88 register menyentuh angka 22 jam saja. FATA sendiri memang sudah lama terjun ke dunia kompetitif DOTA 2.

Validitas Pemain Esports Berusia 8 Tahun Kembali Lagi Ditanyakan

Esports adalah salah satu olahraga tipe baru yang lahir karena perubahan industri game. Esports tidak seperti sejumlah besar olahraga yang memerlukan kekuatan fisik yang menguasai. Sepanjang dapat bermain memakai alat pengatur simpel mouse dan keyboard, jika tidak jadi permasalahan.

Kutipan dari Gamerant, validitas pemain Esports berusia 8 tahun sekarang kembali lagi tanyakan. Beberapa lalu Tim 33 yang sebut organisasi Esports profesional bebas sensasi. Mereka mengambil seorang anak kecil yang namanya Joseph 33 Gosu Deen pussy888 yang berumur 8 tahun ke dalam team Fornitenya.

Tim yang bertempat di Los Angeles itu sampaikan sudah cari Deen sepanjang 2 tahun paling akhir saat sebelum memilih untuk mengambilnya. Hal itu tanyakan sebab Epic Games sudah berlakukan ketentuan umur minimal 13 tahun.

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*