Catatan Statistik DOTA 2 pada Pro-scene, Miracle Punya Kill Terbanyak!

Catatan Statistik DOTA 2 pada Pro-scene, Miracle Punya Kill Terbanyak!
Catatan Statistik DOTA 2 pada Pro-scene, Miracle Punya Kill Terbanyak!

Catatan statistik DOTA 2 pada Pro-scene, Miracle raih kill terbanyak! Jelang live22 pergantian tahun, Ahli statistik dan data DOTA 2 Ben ‘Noxville’ Steenhuisen rilis data terkait 50.000 games yang termainkan para pro player.

Mulai dari total pemain dan tim, durasi game tercepat dan terlama, hingga player dengan rata-rata kill terbanyak dalam sejarah pro-scene DOTA 2. Rilisan data tersebut ia ciutkan melalui akun pribadi Twitternya Selasa lalu bersamaan dengan laga kontra IG.Vitaluty dengan Team Aster.

Dari total 50.000 match yang telah terlaksana, partai antar Scaryfaces vs Cloud9 terpercaya menjadi game dengan durasi terpanjang selama 3 jam 20 menit. EternalEnvy, sanga pemain asal Kanada yang kala itu membela CLoud 9 bersama timnya memecahkan rekor game dengan durasi terlama.

Setelah berhasil memenangkan game 1 dari seri Bo3, Cloud9 tertahan tim asal Ukraina tersebut hingga tiga jam lamanya. Game 2 pun berhasil termenangkan oleh Scarifacez.

Baca Juga : Skuad IYD Finish Runner-up pada BTS Pro Series Sebab Kalah Dari TNC!

Catatan Statistik DOTA 2 pada Pro-scene, Miracle Punya Kill Terbanyak!

Sedangkan predikat pemain dengan rata-rata kill terbanyak tersabet oleh sang superstar asal Jordania, Amer ‘Miracle’ Al-Barkawi. Carry player Team Nigma tersebut berhasil mengakumulasi rata-rata setiap kill dalam waktu 4 menit 2 detik, lebih cepat 3 menit dari rata-rata player lain yang bertengger pada angka 7 menit 45 detik.

Noxville juga mengapresiasi gameplay ciamik Miracle kala menjamu joker388 Forward Gaming pada turnamen ESL One Birmingham pada 2019 lalu. Tampil dominan menggunakan Outworld Devourer, ia membantai CCnC serta 4 rekan timnya hanya dengan seorang diri.

Baca Juga : Rekap Patch 7.28 Mistwood, Mulai dari Hoodwink Hingga Aghanim Shards!

Sedangkan dua pemain veteran yang paling banyak menghabiskan waktunya untuk turnamen DOTA 2 terborong Tal ‘Fly’ Aizik serta Adrian ‘FATA’ Trinks. Keduanya sudah bermain selama lebih dari 13.000 jam ketika rata-rata pro player lain baru menyentuh angka 22 jam saja. FATA sendiri memang sudah lama terjun ke dunia kompetitif DOTA 2. Mulai dari mousesports, Cloud9, Alliance, hingga tim Liquid.

Gimana pendapat kalian? Siapa lagi yang kira-kira bakal menyabet predikat baru pada tahun-tahun mendatang? Tulis prediksi togel mu ya!

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*