Bjergsen Pensiun Dari Karir Profesional, Pilih Jadi Pelatih TSM

Bjergsen Pensiun Dari Karir Profesional, Pilih Jadi Pelatih TSM

Bjergsen pensiun dari karir profesional, pilih jadi pelatih tsm. Mid laner kesayangan para fans League of Legends, Bjergsen, memutuskan untuk pensiun dari karirnya sebagai pemain profesional. Setelah berkarir selama kurang lebih 8 tahun, Bjersen telah menorehkan banyak prestasi antara lain 6 kali juara LCS, 4 kali LCS MVP, solo kill terbanya, dan menjadi salah satu pencetak pentakill terbanyak LCS.

Bjergsen Pensiun Dari Karir Profesional, Pilih Jadi Pelatih TSM

Bjergsen Pensiun Dari Karir Profesional, Pilih Jadi Pelatih TSM

Berhasil mencatatkan namanya menjadi pengeluaran sgp salah satu mid laner terbaik yang pernah ada North America. Keputusannya untuk pensiun dari karir profesional menjadi berita mengejutkan bagi banyak piha.

TSM

Bjergsen Pensiun Dari Karir Profesional, Pilih Jadi Pelatih TSM

Memang kegagalannya kemarin Worlds 2020 sangat membuat para fans terpukul. Meski begitu, kemampuan individual Bjergsen bisa bilang masih di atas rata-rata. Bjergsen tak semena-mena pensiun dan meningkatkan dunia League of Legends. Pengumuman pensiunnya itu juga barengi dengn pengumuman tentang transisinya untuk menjadi pelatih bagi TSM.

Bjergsen Pensiun Dari Karir Profesional, Pilih Jadi Pelatih TSM

Pengemuman kemarin telah menarik banyak perhatian dari para pengingat League of Legends esports seluruh dunia. Banyak yang menyayangkan namun login joker123 juga mendukung atas keputusannya. Meski nanti kita tidak bisa melihat Zilean milik Bjergsen meluluhlantakkan lawan. Kita masih bisa melihatnya bangku pelatih sebagai otak timnya.

Pilih Jadi Pelatih TSM

Keputusan ini adalah sesuatu yang sudah aku pikirkan matang-matang sejak tahun lalu. Sebagai seorang pemimpin tim dan seorang veteran, aku seringkali menjadi pelatih ketika bermain, dan senang dengan hal itu. Dan sekarang sepertinya saya yang tepat untuk hal itu menjadi pelatih, Ucap Bjergsen.

Reginald

TSM hanya memiliki 2 mid laner selama sejarah tim ini sendiri, mereka adalah Reginald dan Bjergsen. Siapapun nantinya yang akan mengisi posisi itu pastilah akan sangat sulit karena mereka memiliki tugas berat untuk mengisi posisi para pendahulunya yang sangat terkenal akan kemampuanya. Transisi Bjergsen dari pemain menjadi pelatih terasa pahit dan manis.

baca juga: Todak vs EVOS SG Pada Upper Bracket Player Indonesia

Keputusannya mengakhiri karir saat performanya sedang baik-baik saja sangatlah disayangkan oleh para disayangkan oleh para penggemar. Meski begitu, keputusannya untuk menjadi seorang pelatih juga harus kita hormati dan dukung selalu.

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*