Agensi Gaming Filipina Mencanangkan Program Kuliah Sarjana Esports

program kuliah sarjana esports
program kuliah sarjana esports

Program kuliah sarjana esports. Satu langkah kongkrit dan insan esports Filipina mengenalkan esports lebih jauh ke masyarakat. Sebuah kelompok agensi game bernama Tier One Entertainment sedang merampungkan konsep kurikulum esports bersama institusi pendidikan Universitas Filipina.

Dalam instagramnya, 19 Februari kemarin, sang SEO, Tryke Gutierrez mengaku sudah lama mengerjakan kurikulum ini yang nantinya akan menghasilkan sarjana Ilmu Pengetahuan Esports dalam waktu kuliah empat tahun.

program kuliah sarjana esports

Ia memperkirakan, proses penggodokan draft selesai dalam beberapa minggu ke depan. Terinspirasi dari geliat esports beberapa tahun terakhir. Khususnya yang terjadi dibelahan dunia lain telah membuka kursus pelatihan dan pendidikan di bidang esports. Ia dan agensinya pun tergerak untuk jadi yang pertama di Asia Tenggara.

Agensi Gaming Filipina Mencanangkan Program Kuliah Sarjana Esports

Gutierrez memutuskan belum bisa membuka semua kelengkapan draft tersebut, namun ada dua jurusan yang bisa mahasiswa tempuh yakni ilmu game design dan manajemen esports. Ia pun berharap banyak anak muda tertarik untuk menunjukkan kepada publik yang masih memandang miring terhadap esports kalau aktivitas ini bukan buang-buang waktu.

Baca juga : 6 Tim Raih Tiket Grand Final FFIM Spring 2020

Tapi, para mahasiswa diingatkan serius dan jangan berekspektasi seolah jurusan ini bakal dibumbui dengan kegiatan main game saja. “Aku mengingatkan kalian lebih dulu kalau jurusan ini tidak akan gampang, ini tidak cuma tentang bersenang-senang dan main game. Aku telah berkecimpung dalam industri ini sangat lama dan memahami kalau butuh lebih dari sekedar hasrat semata untuk menggapai apa yang kamu inginkan dibidang ini. Kamu perlu kerja keras, pengorbanan, kemampuan mumpuni, profesionalisme dan banyak lagi,” tulisnya dalam laman Facebook.

program kuliah sarjana esports

Konsep kurikulum esports ini akan diserahkan ke Komisi Perguruan Tinggi Filipina di bulan Maret.

Di Indonesia sendiri, belum banyak kampus yang membuka pendidikan tentang esports. Namun, ada beberapa sekolah menengah atas yang telah melihat kompetisi game sebagai media pembelajaran baru bagi anak didiknya.

Pembahasan esports untuk dijadikan sebuah kurikulum masih sebuah angan dan langkah pemerintah baru membuat regulasi hukum tentang industri esports yang digabungkan dengan undang-undang keolahragaan.

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*